Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Ini, Daftar Alutsista yang Berhasil diproduksi Oleh Singapura

JAKARTA – Berbicara mengenai alutsista Singapura sebenarnya bukan hal asing lagi. Meskipun tidak termasuk dalam negara dengan kekuatan militer mumpuni tetapi pergerakannya patut untuk mendapatkan pertimbangan. Apalagi mereka telah mampu memproduksi beberapa senjata secara sendiri.

Apa Itu Alutsista?

Alutsista sebenarnya merupakan sebuah akronim dari Alat Utama Sistem pertahanan. Sedangkan secara makna sebenarnya istilah tersebut merupakan sistem persenjataan setiap negara. Contohnya adalah helicopter, kendaraan tempur, peluncur roket dan masih banyak lagi.

Pada dasarnya setiap negara pasti memiliki persediaan Alutsista yang cukup sebagai alat bantu kekuatan mereka. Meskipun beberapa negara kuat mampu memproduksi sendiri sistem persenjataannya atau mengimpornya dengan alasan keterbatasan tenaga dan dana.

Beberapa Alutsista Singapura

Seperti Singapura, meskipun kekuatan militernya masuk dalam peringkat ke 56 dan Alutsistanya kalah dengan negara-negara tetangga. Namun, faktanya mereka mampu memproduksi beberapa senjata sendiri dan bahkan diprediksi akan menjadi kekuatan baru di Asia Tenggara. Yaitu:

1. Bionix II Singapura

Salah satu Alutsista Singapura adalah infanteri Bionix. Mereka telah lebih dulu memproduksi senjata tersebut sejak tahun 1996 dengan terus melakukan pengembangan sampai saat ini. Upgrade terbarunya kali ini berupa Bionix II dengan sistem pertempuran yang lebih canggih.

Bagian terbaru dari Bionix II ini adalah sistem jaringan manajemennya telah menggunakan gaya pertempuran digital. Namun, yang paling menarik adalah bagian sistem pelacakannya telah dilengkapi dengan stabilitas dual-axis sehingga target bisa terlacak dengan jarak hingga 3 km.

Pembuatan rancangan tersebut khusus untuk mengangkut hingga 10 tentara dengan perlengkapan berupa mesin diesel Detroit Diesel v-92TA turbocharged 500. Selain itu, Bionix II ini juga dirancang untuk bisa mendeteksi kebakaran secara otomatis dan memiliki dry power sebagai cadangan.

2. Terrex AV81 Singapura

Satu lagi persenjataan modern ala Singapura, yaitu Terrex AV81 yang telah memiliki kelengkapan lapis baja AIFV (Armoured Infantry Fighting Vehicle). Negara ini memproduksi sistem persenjataan tersebut bersama Technologies Kinetics.

Pada tahun 2004 Terrex AV81 ini memang baru memunculkan prototype-nya. Kemudian terus berkembang hingga saat ini untuk bisa memperoleh kemampuan level armour protection. Selain itu, rancangan desain ini juga didasarkan pada kemampuan proteksi senjata dari biologi hingga nukril.

Sistem persenjataannya juga memiliki kemampuan amphibi atau darat dan laut. Hal ini karena Terrex 81A telah dilengkapi dengan mesin water jet sehingga kendaraan bisa sampai ke permukaan air dengan kecepatan 10 km per jam.

3. Senjata Berat

Kemudian ada pula senapan yang terbuat dari mesin ringan the Ultimax 100, mesin 50 MG dan pelontar mortar 120 mm. Pemerintah Singapura bahkan memproduksi senjata tersebut bukan hanya untuk dirinya sendiri alias diperdagangkan.

Khususnya kepada pemerintahan Brunei dan beberapa negara Asia lainnya termasuk Indonesia. Selain itu, mereka juga membuat bionix versi AFV dan Terrex dan tank Self propelled Howitzer 1. Ketiganya telah memiliki sistem pengoperasian yang canggih.

Seperti tank self propelled tersebut telah memiliki sistem GPS serta Datalink. Hal tersebut berfungsi sebagai mengincar sasaran sehingga lebih mudah untuk menemukannya. Tetapi lebih menariknya dari senjata tersebut, yaitu memiliki kemampuan untuk melata dan melewati berbagai medan.

4. Singapore Technologies Engineering

Singapore Technologies Engineering adalah pendukung terpenting dalam kehebatan tersebut. Fakta ini juga karena perusahaan tersebut merupakan produsen senjata terbesar ke-49 di dunia dan berada di bawah pemerintah Jepang dan India.

Sebenarnya perusahaan senjata ini sendiri terdiri dari 4 anak cabang, yakni ST Marine, ST Electronics, ST Aerospace dan ST Kinetics. Keempatnya memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda dalam memproduksi dan merawat Alutsista Singapura.

Sebut saja ST Kinetics khusus ada untuk senjata dan kendaraan berat. Sedangkan ST Aerospace digunakan untuk merawat pesawat, khususnya Hercules C-30 dan sejenisnya. Hal yang paling menarik adalah mereka mampu membuat A-4SU super skyhawk sebagai fasilitas angkatan udaranya.

Itulah beberapa Alutsista Singapura yang telah berhasil mereka kembangkan dan produksi dengan berbagai kombinasi teknologi canggih. Bahkan pemerintah tersebut juga telah mengedarkan beberapa jenisnya. Sebenarnya Indonesia sendiri juga memiliki potensi yang sama, hanya saja kapan terwujudnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik