Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Ini, Pesawat Tempur Pertama yang Dimiliki Indonesia!

JAKARTA – TNI AU memiliki berbagai perangkat canggih sebagai alat untuk menjaga keamanan bangsa. Salah satunya ialah jet mulai dari untuk kebutuhan angkut hingga pertempuran. Awalnya berupa pesawat tempur pertama Indonesia, namun saat ini sudah mengalami berbagai perkembangan.

Mengenal Pesawat Tempur Indonesia

Di awal berdirinya TNI AU, Indonesia masih belum memiliki pesawat sendiri. Pada awal kemerdekaan, masih harus menggunakan milik negeri lain. Yakni Churen Ki-27 K-51 Guntei dan Nakajima /ki-43-II Hayabusha yang merupakan peninggalan tentara Jepang setelah masa penjajahannya.

Pada era 1950 an, TNI AU melebarkan sayap dengan mengembangkan pesawat tempurnya menjadi lebih modern dan beragam seperti pada jenis buru sergap, pembom, latih lanjut, angkut ringan, amfibi, dan masih banyak lagi. Meski begitu kesemuanya sudah berganti menjadi milik Indonesia sendiri.

Hingga saat ini, Indonesia sudah memiliki pesawat tempur yang lebih canggih seperti helikopter SAR EC-725 Cougar dimana merupakan buatan PT. Dirgantara Indonesia. Meski begitu, pihak pemerintah juga masih melakukan pembelian dari luar negeri seperti pengganti F-5 Tiger II dan beberapa unit lainnya.

Pesawat Tempur Pertama Indonesia

Pesawat tempur pertama milik Indonesia merupakan hasil peninggalan dari Jepang yaitu Churen yang resmi berwarna merah putih sejak tanggal 27 Oktober 1945. Kemudian pada awal era 1950 an berganti menjadi lebih modern dan canggih yang mana masih mendatangkannya dari negara lain seperti Jerman.

Selain pesawat tempur, TNI AU dilengkapi dengan helikopter yang juga berfungsi sebagai kendaraan angkut. Pada masa 1960 an, negara-negara di kawasan Asia Tenggara mulai mengakui kehebatan angkatan udara Indonesia sehingga pemerintah memperkuatnya dengan penerbangan lebih canggih.

Sejak tahun 1970 hingga saat ini Indonesia berhasil mendatangkan berbagai pesawat canggih untuk memperkuat TNI AU. Bahkan salah satu keinginan pihak penjaga keamanan negara tersebut ialah memiliki unit penerbangan dengan fungsi masa kini seperti Airborne Early Warning and Control System.

Pesawat Tempur Pertama Karya Anak Bangsa di Awal Kemerdekaan

Indonesia berhasil menciptakan pesawat tempur sendiri pada awal-awal kemerdekaan yaitu oleh Nurtanio. Beliau bergabung dengan angkatan udara di Yogyakarta bersama dengan Suryadi Suryadarma. Ia memiliki tugas untuk membentuk pesawat terbang yang bernama NWG-1 (Nurtanio Wiweko Glider).

Pesawat ini menggunakan bahan lokal dari Indonesia yaitu metal berkualitas sehingga tampak elegan dan kokoh. Dan, sebab kehebatannya negara lain pun mengakuinya seperti Amerika, Inggris, Jepang dan Filipina. Beliau memberi nama karyanya antigerilya Si Kumbang.

Saat ini Si Kumbang menjadi salah satu produksi dari PT. Dirgantara Indonesia. Selain digunakan untuk kepentingan di kegiatan TNI AU, juga menjadi koleksi pameran di Museum Pusat Dirgantara Mandala Yogyakarta. Hal ini memiliki tujuan agar masyarakat dapat mengenal buatan anak bangsa lebih dekat.

Pesawat Tempur Indonesia Masa Kini

Perkembangan mengenai pesawat tempur di Indonesia saat ini sudah mengalami berbagai perubahan sejak kemunculan pertamanya di awal-awal kemerdekaan. Produk terbaru ialah jenis F-16, bahkan sampai sekarang masih mengalami aneka perombakan untuk menemukan kemampuan paling baiknya.

Saat ini modifikasi merambah pada peluru kendali atau rudal dan bentuk badan pesawat. Selain itu, dari teknologi penerbangan juga mengalami peningkatan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan F-16 menjadi salah satu unit canggih milik TNI AU yang masih beroperasi sampai sekarang.

Sebagai tambahan, pesawat ini pun memiliki kemampuan membawa rudal lengkap serta menembakkan ribuan peluru sekaligus dalam semenit. Hal itu menjadi kebanggaan bagi dunia penerbangan Indonesia dalam mengubah dan memodifikasi pesawat tempur dimana sejarah pengubahannya pun tak sebentar.

Mengenal sejarah tentang pesawat tempur dari pertama, hingga saat ini milik Indonesia menjadi salah satu wawasan baru mengenai salah satu perangkat TNI AU tersebut. Masyarakat pun dapat menikmati karya-karya anak bangsa berupa jet dari masa lalu tersebut di museum Dirgantara Yogyakarta.

Demikian artikel singkat mengenai pesawat tempur pertama yang menjadi milik Indonesia baik dari luar negeri maupun buatan anak bangsa. Jika Anda menyukai dunia penerbangan tentu bisa menjadikan tulisan ini sebagai referensi untuk menambah pengetahuan. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik