Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Skadron Bukan Hanya Miliki TNI AU, TNI AD Juga Ternyata Punya 5 Skadron Serbu

JAKARTA – Skadron serbu sendiri merupakan pelaksana di tingkat Puspenerbad yang telah dibentuk di akhir 1985. Tugas pokoknya ialah untuk menyelenggarakan dan mengadakan bantuan tempur dalam rangka memberikan dukungan penuh bagi Puspenerbad.

Pusat Penerbangan TNI AD

Pusat Penerbangan TNI AD biasa dikenal dengan sebutan Puspenerbad. Hal ini menjadi salah satu bukti utama bahwa Angkatan Darat juga memiliki skadron udara. Berbagai armada di dalamnya biasa dioperasikan di medan tempur sehingga menambah kekuatan atau menjaga pertahanan.

Penerbangan ini biasanya memiliki tugas untuk menjangkau tembakan artileri yang awalnya tidak dapat dijangkau seperti di balik bukit atau medan lainnya. Operasi mobil udara sendiri merupakan bentuk spesifik dari TNI Angkatan Darat bersama Penerbad.

Penerbad sendiri merupakan bagian integral dari suatu operasi mobile udara yang kedudukannya sejajar dengan Korps Kesenjataan lainnya. Merupakan asumsi yang salah jika menyatakan bahwa skadron udara hanya dimiliki oleh TNI Angkatan Udara saja.

Beberapa Skadron Serbu Milik TNI AD

TNI AD juga memiliki banyak armada yang dioperasikan pada saat medan tempur di udara. Beberapa diantaranya ialah 1 unit Mi-35P, helicopter Mil Mi-17, helicopter latih dasar hughes 269/300, NBO-105 Penerbad dan masih banyak lagi. Berikut kelima skadron serbu tersebut:

1.     Skadron 11/ Serbu (Semarang)

Skadron serbu pertama berada di Semarang, Jawa Tengah. Beberapa armada di dalamnya yaitu 8 unit helikopter Bell 205 A-1 dan 8 NBell-412. Keduanya diproduksi oleh IPTN atas perizinan sebelumnya dari Bell Textron. Keduanya mampu melancarkan operasi mobile udara dengan peralatan tempur.

Kedua belah pintu dari dua jenis helikopter ini dilengkapi dengan senjata berupa senapan mesin. NBell-412 juga bisa digunakan mengangkut menggunakan slink sebuah Meriam gunung buatan Yugoslavia beserta amunisinya.

2.     Skadron 12/ Serbu (Lampung)

Skadron berikutnya yaitu tepatnya berada di Kec. Way Tuba Kab. Way Kanan, Lampung. Beberapa alutsista di dalamnya ialah Bell-412 EP, BO-105 dan juga Squirrel AS 550. Ketiganya mampu dioperasikan pada medan perang udara untuk menambah kekuatan persenjataan.

Komandan Skadron 12/ Serbu pertama ialah Letkol Cpn. A. A. Ngurah Romy sedangkan yang kedua adalah Letkol Cpn Zulfirman Chaniago. Sementara pemimpin hingga saat ini yaitu Letkol Cpn Fajar Purwawidada.

3.     Skadron 13/ Serbu (Berau, Kalimantan Timur)

Skadron berikutnya berada di kawasan bandar udara Kalimantan Timur tepatnya di Berau, Kalimarau. Kesatuan ini akan beroperasi pada semester pertama di tahun 2016 dan masih sering diajukan hingga saat ini.

Beberapa alutsista yang ada di Skadron 13 adalah AS 550 Fennec, NBO-105 Bolkow dan juga Bell-412 dengan kekuatan personilnya sebanyak 300 an dari prajurit TNI Angkatan Darat. Komandan pertama di kesatuan ini ialah Letkol Cpn Slamet Riyadi.

4.     Skadron 21/ Sena

Skadron 21 ini merupakan gabungan antara pesawat sayap dan helikopter. Puspenerbad telah mempunyai 15 unit NBO-105CB yang memiliki lisensi dari MBB, Jerman. Alutsista ini dilengkapi dengan senjata berupa empat senapan mesin FN Herstal MO 3,2 kaliber 7,62 mm di dalam dua mesin TMP.

NBO-105CB juga dilengkapi dengan dua senapan mesin FN Herstal M3P kaliber 127 di dalam mesin tiga HMP. Skadron 21 memiliki tiga jenis hulu ledak yang digunakan yaitu FZ-21 bagi anti personal, FZ-58 anti tank dan FZ-32 sebagai marking.

5.     Skadron 31/ Serbu (Semarang)

Skadron ini diperkuat menggunakan lima unit helikopter berupa Mi-35P produksi Rusia. Pihak dari TNI AD sendiri mampu menjadikan kesatuan ini melaksanakan penghancuran tank musuh dan perkubuan sebab alutsista ini dilengkapi dengan rudal.

Alutsista tersebut juga ampuh untuk menembus benteng pertahanan lawan bahkan yang sedang berlindung di balik komposit sekalipun. Skadron ini dilengkapi 12 buah helikopter angkut Mi-17 dengan kemampuan melaksanakan operasi khususnya di daerah terpencil di Indonesia.

Banyak orang yang mengira bahwa alutsista udara hanya dimiliki oleh TNI AU saja. Nyatanya pihak TNI AD juga memiliki beberapa skadron serbu dengan armada perang serta personel tentara berkeahlian mumpuni

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tidak Kalah Menarik