Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Langkah Tegas Kostrad TNI Serang Markas OPM

Sebagaimana dikabarkan, kemarin pasukan langit militer Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat) sedianya berhasil menemukan salah satu markas dari gerakan teroris separatis OPM Papua. Setelah diketemukannya markas OPM, lantas Kostrad TNI mengambil langkah tegas, yakni menyerbu markas tersebut melalui udara.

Langkah tegas penyerbuan yang dilakukan oleh Prajurit Kostrad dari Satgas Pamrahwan (Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan) Yonif (Batalyon Infanteri) Para Raider 501/Braja Yudha. Berdasarkan laporan, bahwasanya markas OPM terletak di Kampung Bugapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Sesuai dengan informasi dari Letnan Kolonel Inf Arfa Yudha Prasetya selaku Komandan Yonif Para Raider 501/BY. Bahwasanya penyerbuan pasukan langit Kostrad dipimpin oleh Letnan Satu Inf Yulian Nugroho. Beserta Pasukannya yang tergabung di dalam operasi Bajra 10.

Adanya langkah tegas penyerbuan markas OPM tersebut, memang diawali dengan temuan sejumlah honai (Rumah Adat Papua). Kemudian Prajurit TNI sedianya melakukan pengamatan dan pengintaian. Dari pengamatan dan pengintaian tersebut ditemukan hasil positif, bahwa Honai tersebut digunakan sebagai markas OPM.

Proses Penyergapan Kostrad TNI ke Markas OPM

Prajurit Kostrad TNI melihat beberapa anggota OPM melakukan mobilitas di sekitar honai tersebut. Tanpa menunggu waktu yang lama, setelah dipertimbangkan secara matang. Para Prajurit Kostrad mengambil langkah tegasnya dengan melakukan penyergapan. Namun ketika melakukan penyergapan tersebut, beberapa anggota OPM kocar-kacir melarikan diri dengan masuk ke hutan.

Dalam operasi penyergapan markas OPM tersebut, pasukan yonif Para Raider 501/Braja Yudha berhasil melakukan sweeping dan memeriksa markas OPM. Hasilnya, di dalam markas OPM Tersebut, Prajurit TNI berhasil menemukan barang bukti berupa senjata api dengan jenis pistol P1, selain itu juga ada senjata lainnya.

Dari hasil kinerja yang dilakukan oleh pasukannya tersebut, sedianya Letnan Kolonel Inf Arfa Yudha Prasetya memberikan apresiasinya. Letkol Arfa mengatakan bahwa langkah tegas operasi penyergapan ini merupakan salah satu keberhasilan dari tim Kostrad Yonif Para Raider 501/Braja Yudha.

Menurutnya, Pasukan Kostrad yang dikirim ke Papua, benar-benar terpilih dan terlatih di medan pertempuran. Sehingga bisa memberikan hasil terbaik bagi Nusa, Bangsa dan Negara. Tidak ketinggalan merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi satuannya.

Meski pun sudah berhasil melakukan operasi penyergapan salah satu markas OPM. Akan tetapi, pasukan langit Kostrad TNI tetap sedianya melakukan operasi penyergapan lainnya. Hal ini dilakukann untuk mempersempit ruang gerak dan bisa menyekat pergerakan dari OPM. Masih banyak tugas TNI yang harus dilakukan dan diselesaikan di daerah rawan teroris separatis OPM, Papua.

Tidak Kalah Menarik