Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Puluhan Satgas Covid-19 Dikirim Ke Papua Oleh KSAL

Sebagaimana diketahui, rabu (8/9) kemarin, KSAL (Kepala Staf Angkatan Laut) Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan dari puluhan satgas covid-19, ke bumi Cenderawasih, Papua. Memang kemarin, KSAL Laksamana TNI Yudo Margondo ditunjuk langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mewakilinya. Dalam satgas covid-19 yang hendaknya dikirim ke Papua merupakan gabungan dari tim dokter, tenaga kesehatan, dan tenaga para sukarelawan.

Dalam pemberangkatan satgas covid-19 ke Papua, take-off dari Appron V4 Base OPS Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Menggunakan satu unit pesawat Hercules jenis C-130 milik dari TNI AU (Angkatan Udara), kemarin pagi. Sebagaimana yang sudah diinformasikan, satgas covid-19 terdiri dari 81 anggota. Yang mana anggotanya berasal dari 50 anggota Nakes (Tenaga Kesehatan) TNI AL, kemudian 20 Nakes dari institusi IPDN, dan sisanya tenaga sukarelawan.

Laksamana TNI Yudo Margono selaku KSAL sedianya menjelaskan bahwa dikirimnya sejumlah 81 anggota satgas covid-19 melalui transportasi udara tersebut. Memang mendapatkan tugas khusus untuk menambah tenaga kesehatan yang tersedia di wilayah kota Jayapura, kabupaten Jayapura dan juga kabupaten keerom. Yang mana untuk mempersiapkan penanggulangan covid-19 di Papua. Karena sebentar lagi bakal digelar acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Tujuan Puluhan Satgas Covid-19 Dikirim Ke Papua

Selain mengirim puluhan satgas covid-19, KSAL menyatakan bahwasanya dari pihak TNI AL sendiri sedianya mengirimkan bantuan berupa kapal pembantu RS KRI Dr. Soeharso. Yang mana nantinya bisa membantu penanganan covid-19 di Papua, di mana Papua sendiri merupakan tuan rumah PON ke-XX bulan 2021 yang akan datang.

Kapal pembantu RS KRI Dr. Soeharso tersebut diharapkan bisa digunakan sebagai media evakuasi medis. Jika memang terjadi hal yang tidak diinginkan nantinya. Sekaligus bisa dijadikan tempat vaksinasi masal bagi masyarakat umum di Papua. Untuk kapal pembantu ini sedianya diberangkatkan hari rabu (8/9) kemarin, dan diperkirakan sampai di Papua sekitar dua harian.

KSAL sedianya juga menegaskan, bahwasanya pengiriman para anggota satgas covid-19 ke Papua tersebut merupakan wujud dukungan TNI terhadap komitmen pemerintah. Yang mana mempersiapkan warga Papua yang sehat untuk suksesnya PON XX di Papua 2021 dengan tema Torang Bisa.

Selain itu, pengiriman puluhan satgas covid-19 tersebut merupakan atensi arahan dari Presiden RI, Joko Widodo. Yang mana menghendaki 70 persen warga Papua harus sudah divaksin bulan September 2021 ini. Hingga sekarang indikasinya masih 15 persen warga Papua yang sudah vaksin. Untuk itu ada penambahan bantuan dari tenaga satgas covid-19 untuk bisa mencapai target tersebut.

Tidak Kalah Menarik