Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Panglima TNI: TNI Siap Gencarkan Serbuan Vaksinasi

Sebagaimana diketahui, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto selaku Panglima TNI bersama Jenderal Polisi Listyo Sigit selaku Kapolri. Sedianya melakukan kunker (Kunjungan Kerja) Ke Jambi. Kedua orang nomor satu di lingkup TNI-Polri tersebut memang sedang menggelar sebuah rapat mengenai penanganan Covid-19.

Dalam rapat tersebut sedianya juga dihadiri oleh beberapa unsur penting Forkopimda Provinsi Jambi. Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sedianya menyatakan bahwasanya penurunan kasus covid-19 di Jambi memang tidak lepas dari adanya ketegasan PPKM level 4. Yang mana dicanangkan oleh pihak Pemerintah RI selama ini.

Memang hal tersebut merupakan hasil dari upaya keras semua pihak. Yang mana terus bersinergi tanpa putus asa untuk bisa memutus pandemic covid-19 di Jambi. Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyambut baik akan penurunan kasus covid-19 di Jambi. Pada kesempatan tersebut, pihaknya banyak mengucapkan terima kasih. Tentunya kepada semua unsure penting Forkopimda dan TNI-Polri. Karena sudah bersinergi bersama untuk menangani kasus covid-19 di Jambi.

Manurut Marsekal TNI Hadi, penanganan kasus pandemic ini memang sangat membutuhkan yang namanya partisipasi dari semua pihak. Termasuk salah satunya pihak masyarakat, yang mana setiap harinya selalu melakukan aktifitas masing-masing. Dengan disiplin patuhi protokol kesehatan dan adanya program vaksinasi menyeluruh. Pastinya kasus pandemic covid-19 di Jambi bakal berangsur berkurang.

Panglima TNI Menghimbau Bagi Semua Pihak Agar Selalu Bersinergi

Panglima TNI sedianya juga menambahkan, bahwasanya keputusan akan penanganan kasus pandemic covid-19 di berbagai daerah pastinya didasari oleh sejumlah data nyata dan juga factual. Dengan demikian, validitas data sedianya juga sangat penting dan sangat dibutuhkan. Untuk sekarang ini, sistem tracing kontak erat sedianya harus tetap dilakukan dan memang perlu ditingkatkan. Supaya tercapainya rasio 1 banding 15, yang mana sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Selain itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menegaskan bahwasanya kepemimpinan di lapangan memang sangat diperlukan. Bisa saja Pangdam dan Kapolda maupun jajaran TNI-Polri. Supaya bisa melakukan penanganan dan pendampingan kasus covid-19 tersebut. Termasuk juga sistem tracing kontak erat, peran dari Dinas Kesehatan sendiri juga sangat diperlukan.

Dalam serbuan vaksinasi dan adanya fasilitas isoter, yang mana didukung dengan adanya ketersediaan nakes (Tenaga Kesehatan), kemudian obat-obatan, oksigen dan adanya pelayanan tang baik. Tentu saja hal ini diperlukan untuk bisa menekan angka kematiannya karena  kasus covid-19. Panglima TNI sekali lagi menghimbau bahwasanya pihak Pemda beserta jajaranya, kemudian TNI-Polri, BNPB dan Kemenkes sedianya harus bisa meningkatkan komunikasi dan koordinasi bersama.

Tidak Kalah Menarik