Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Tampil Perdana, Begini Fakta Menarik CH-6 Buatan Cina!

Kali ini di sektor drone tempur, Cina kembali mengeluarkan produk terbarunya, yakni CH-6. Label ini merupakan singkatan dari istilah Cai Hong (pelangi) yang dirancang oleh Chine Aerospace Science and Technology (CASC). Memiliki kemiripan dengan CH-5 yang berkemampuan High Altitude Long Endurance (HALE) dengan payload hingga 1 ton, CH-6 konon menjadi uji coba pertama Cina merilis drone HALE dengan dua mesin jet.

Spesifikasi umum

Secara umum, CH-6 memiliki spesifikasi yang tak kalah menarik dari berbagai drone pengintai buatan Cina lainnya.

·       Berat lepas landas         : 7800 kg/ 7,8 ton (maksimum)

·       Panjang                        : 15 meter

·       Lebar bagian sayap       : 20,5 meter

·       Kapasitas beban            : 300 kg (maksimum)

·       Kecepatan jelajah          : 500 km/jam (maksimum)

·       Ketinggian jelajah          : 10 km (maksimum)

·       Jarak jelajah                  : 4500 km (misi intai-serang), 12000 km (misi intai)

·       Jarak tempur                : 300 km (payload 2 ton)

·       Kapasitas bahan bakar   : 3,42 ton (misi intai)

Mirip dengan CH-5

Tak hanya soal kemampuan HALE, CH-6 dinilai memiliki kapasitas pembesar (zoom) lebih baik daripada versi sebelumnya. Fitur ini memiliki kemiripan dengan CH-5. Meskipun bentuk konfigurasi belakang CH-6 jauh berbeda dari CH-5.

Mengadopsi set up T-tail yang tinggi, CH-6 didesain dengan dua mesin jet di bagian atas ekor secara berdampingan. Dapat diamati pada bagian badan pesawat ditemukan tepi garis chine menonjol berbentuk seperti elips.

Kecepatan adalah yang utama

Drone ini memang didesain untuk memenuhi kebutuhan kinetik militer Cina. Terlebih dengan fitur dua mesin jet di bagian ekor tentu mendukung bertambahnya daya jelajah CH-6. Manfaat lain yang dirasakan dari drone ini ialah daya intai untuk keperluan pengumpulan data intelijen dan serangan udara hingga permukaan.

Berbeda dengan CH-5 yang membutuhkan waktu di atas 48 jam, CH-6 memiliki kecepatan mata-mata selama 20 jam. Sedangkan pada misi intai serang, CH-6 cenderung memakan bahan bakar yang relatif besar dengan jarak maksimal sejauh 12.000 km.

Diprediksi tampil di Zhuhai AirShow

­Salah satu prediksi muncul dari media lokal China-Arms.com, menurutnya CH-6 akan tampil di Zhuhai AirShow yang berlangsung pada 28 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang. Sebagaimana diketahui Zhuhai AirShow akan diselenggarakan di Zhuhai, Guangdong, Cina. Agenda rutin militer Cina ini memang dilakukan sebagai ajang unjuk kekuatan dan menguji kapasitas pertahanan udara.

Tidak Kalah Menarik