Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Mengenal Komisi Cadangan, Tugas beserta Wewenangnya

Kamis, 7 Oktober 2021 kemarin, Presiden RI Presiden Joko Widodo resmi mengukuhkan 3.103 orang sebagai bagian Komponen Cadangan 2021.  Pengukuhan ini dilangsungkan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus yang berlokasi di Bandung Barat.

Komisi Cadangan (KOMCAD) menurut UU NO 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional ialah sumber daya nasional yang siap dikerahkan untuk memperkuat komponen utama (TNI) melalui mobilisasi.

Mengenal Susunan Anggota Komisi Cadangan

Sebanyak 3.103 orang anggota Komcad yang dikukuhkan pada  Oktober 2021 tersebar di wilayah:

500 orang anggota di Rindam Jaya

500 orang anggota di Rindam III Siliwangi

500 orang anggota di Rindam IV Diponegoro

500 orang anggota di Rindam V Brawijaya

499 orang anggota di Rindam XII Tanjungpura

Dan 604 orang anggota di Universitas Pertahanan

Kemudian, dari sekian banyak anggota di 6 lokasi berbeda ini terdiri dari :

Komisi cadangan sumber daya manusia

Komisi cadangan sumber daya alam

Komisi cadangan sumber daya buatan

Dan Komisi cadangan sarana dan prasarana

Tugas Utama Komisi Cadangan

Komcad dibentuk dengan tujuan khusus yakni sebagai komponen yang siap siaga saat negara Indonesia mungkin dilanda kondisi darurat seperti adanya ancaman perang, atau bencana alam skala besar. Mobilisasi yang dilakukan Komcad hanya dengan tunjukkan dari Presiden atas persetujuan DPR. Komcad juga bukanlah wajib militer.Komcad dibentuk melalui serangkaian mekanisme pengukuhan mulai dari tahap pendaftaran, seleksi, pelatihan dasar kemiliteran, dan terakhir penetapan.

Persyaratan Anggota Komisi Cadangan

Peraturan Menteri Pertahanan pasal 12 ayat 4 menjelaskan anggota komisi cadangan haruslah orang yang Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; kemudian Setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia; Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat menjalani pendidikan militer; Dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani; serta tidak memiliki catatan kriminal; dan pendidikan minimal SMP/sederajat. Calon Komponen Cadangan minimal tamatan SMP.

Setelah dinyatakan lulus seleksi dan memenuhi persyaratan yang ada, Komcad dididik dengan pelatihan militer dasar selama tiga bulan di pusat pelatihan militer milik trimatra TNI, yakni di TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Untuk anggota Komcad yang memiliki profesi karyawan saat mendaftar, ia berhak tetap mendapatkan haknya dari instansi tempat mereka bekerja.

Pemerintah juga menjamin uang saku, jaminan asuransi, dan kebutuhan lainya selama pelatihan. Kemudian, Komisi cadangan yang masih menjadi mahasiswa, selama menjalani masa bakti Komcad, akan tetap mendapat hak akademisnya dan hak belajarnya sebagai mahasiswa.

Tidak Kalah Menarik