Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Guna Latihan Militer, Indonesia Datangkan 14 Kontainer Persenjataan dari AS

Jumat, 15 Oktober 2021, Indonesia datangkan 14 kontainer berisi persenjataan tempur beserta amunisinya dari Amerika Serikat.  Alutsista tambahan tersebut dikirim lewat jalur laut langsung dari AS.  Lengkap dalam waktu dua minggu ke 14 kontainer persenjataan tersebut sampai dengan selamat.

Datangkan Persenjataan Tempur untuk Dukung Latihan

Jumat (15/10) kapal militer milik Amerika Serikat tiba di Pelabuhan Panjang mengangkut 14 kontainer berisi persenjataan tempur dan juga amunisi untuk Indonesia.  Persenjataan tersebut tiba setelah kapal milik AS berlayar selama dua minggu.  Persenjataan didatangkan dari Pangkalan Militer Amerika yang berada di Okinawa, Jepang.

Brigjen TNI Drajad Brima Yoga, Danrem 043/GATAM, mengungkapkan persenjataan ini di datangkan dari Amerika Serikat untuk mendukung latihan TNI AD Garuda Shield ke 15.  Beliau menambahkan kapal AS tiba di pelabuhan Panjang, provinsi Bandar Lampung dengan membawa empat belas kontainer senjata untuk latihan militer TNI.

Latihan Garuda Guna Melatih Kekuatan Militer TNI AL

Mantap menjadi militer terkuat nomor satu di ASEAN tahun 2021, TNI Indonesia semakin gencar gelar latihan militer.  Mulai dari Angkatan Darat, Udara, dan Laut telah miliki agenda latihan militer hingga 2022 mendatang.  Tidak hanya latihan domestik, latihan bersama dengan militer negara lain juga sudah diagendakan.

Brigjen TNI Drajad Brima, menjelaskan kapal AS tersebut membawa alat latihan perang untuk dikirim ke Baturaja.  Berlayar selama dua minggu, selain membawa perlengkapan perang, kapal tersebut membawa logistik untuk awak kapalnya.

Proses izin masuk kapal dan urusan administrasi lainnya telah diurus dengan lancar.  Selama bongkar muat kapal, personel TNI diturunkan di Pelabukan Panjang guna melakukan pengamanan dengan prosedur bongkar muat mengingat kapal AS tersebut memuat persenjataan militer.

Kerjasama militer Indonesia Amerika Serikat sebenarnya sudah lama terjalin.  Sejak Indonesia merdeka sudah banyak latihan bersama seperti program kerjasama Militery Assintence Program (MAP) dan International Militery Education Training (IMET) dilakukan.  Agenda tahunan latihan militer bersama sudah diagendakan hingga tahun 2022 mendatang.

 

Tidak Kalah Menarik