Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

TNI AL Berhasil Selamatkan ABK Kapal Terbakar

JAKARTA – Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi berhasil mengevakuasi dan selamatkan ABK Kapal Motor (KM) Lautan Papua Indah GT 425 milik PT. Wogikel Papua Jaya yang mengalami kebakaran di Perairan Paiton Probolinggo pada titik koordinat 07°39’138″ S – 113°31’924″ E. Selasa (12/07). Kapal tersebut sedang dalam pelayaran dari Probolinggo dengan tujuan mencari ikan di sekitar Perairan Aru.

Kejadian berawal dari adanya laporan dari Nahkoda KM. Lautan Papua Indah yang melaporkan terjadinya kebakaran terhadap kapalnya dan meminta pertolongan kepada Poskamladu (Pos Keamanan Laut Terpadu) Paiton untuk membantu mengevakuasi dan meminta api kapalnya. Selanjutnya Danposkamladu Paiton Letda Laut (S) Herdin melaporkan kejadian tersebut kepada Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori.

Selanjutnya prajurit Lanal Banyuwangi bersama personel Satpolairud Polres Probolinggo, Kesyahbadaran Probolinggo, Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo dengan menggunakan 4 Tug Boat diantaranya TB. Banyak, TB. JKW Pelita 1, TB. Intan Megah 20 dan TB. Bomas Potenza bergerak cepat menuju lokasi terbakarnya KM. Lautan Papua Indah.

Setelah api yang membakar KM. Lautan Papua Indahmulai bisa dikendalikan, diketahui sebagian badan kapal sudah terendam air, sehingga posisi kapal miring dan akhirnya kapal tersebut tenggelam tidak bisa diselamatkan. Sementara itu, Nahkoda dan 19 ABK serta 6 ABK titipan dari kapal lain berhasil diselamatkan.

Dalam berbagai kesempatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono selalu berusaha agar segala kemungkinan memberikan bantuan terhadap kesulitan rakyat dengan mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki sehingga keberadaan Prajurit TNI AL dapat bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.

Berselang satu hari tim SFQR Lanal Banyuwangi tepatnya tanggal 12 Juli 2022 berhasil menggagalkan penjualan benih (baby) lobster sebanyak 7.862 ekor secara ilegal. Dalam keterangan persnya Komandan Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori menjelaskan.

“Tentunya dengan strategi dan pola yang lebih maksimal, sehingga seluruh pelaku dan orang-orang dananya bisa kami amankan dan proses hukum sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.

Tidak Kalah Menarik