Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Tim Forensik TNI AL Siap Dilibatkan Autopsi Brigadir J

JAKARTA – Polri berencana bakal melibatkan tim Dokter Forensik TNI dari tiga matra dalam proses penyelidikan kasus Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono mengatakan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) memiliki kemampuan dalam melakukan otopsi, yang dilaksanakan oleh dokter dengan memiliki kemampuan otopsi forensik.

Namun, lanjut Julius, pihaknya sampai saat ini masih belum melakukan langkah pengerahan tim dokter forensik untuk melakukan otopsi ulang jenazah Brigadir J, karena Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai pimpinan sekaligus pembina TNI Angkatan Laut sampai saat ini masih belum mendapatkan perintah dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa selaku pimpinan tertinggi di lingkungan TNI.

Mereka (Tim dokter forensik TNI AL) selain bertugas sebagai tim Kesehatan TNI AL juga melaksanakan tugas diluar dari TNI AL, jika ada permintaan untuk bantuan, dan barang tentu hal itu memerlukan keputusan dari Panglima TNI sebagai pengguna kekuatan TNI,” kata Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono dalam keterangan resmi yang diterima VIVA Militer, Jum’at, 22 Juli 2022.

Kadispenal pun menegaskan, jika tim dokter RSAL akan dilibatkan dalam penyelidikan kasus tersebut, mereka akan bekerja secara profesional.

“Bila ada permintaan bantuan, pihak TNI AL juga sudah ada restu dan keputusan Panglima TNI, maka akan memberikan bantuan tersebut secara professional dan proporsional,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Polri rencananya akan melakukan otopsi ulang jenazah Brigadir J untuk mengungkap penyebab kematian Brigadir J yang membuat geger masyarakat dan instansi Polri tersebut.

Tidak Kalah Menarik