Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

TNI AL Berhasil Evakuasi ABK Kapal Tenggelam di Selat Durian

JAKARTA – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang berhasil mengevakuasi Anak Buah Kapal (ABK) Tug Boat (TG) Dzakiyyah Marine 99 yang tenggelam karena cuaca buruk dan mengalami kebocoran di perairan Selat Durian, Kabupaten Karimun, Sabtu (23/7/ 2022) kemarin.

Kejadian berawal saat Lanal Tanjung Balai Karimum (TBK) menerima informasi bahwa telah terjadi kecelakaan di laut (laka laut) yakni TB. Dzakiyyah Marine 99 yang saat itu hanya di sekitar perairan pulau Rupat dengan kondisi daya apung 20%.

Menindaklanjuti laporan, tim SAR TNI AL Lanal TBK segera melaporkan ke komando atas dan melakukan koordinasi dengan Basarnas untuk melaksanakan korban kapal tenggelam tersebut. Kemudian dikirimkan Sea Rider dari Tanjung Balai Karimun menuju lokasi kejadian laka laut untuk melakukan Search And Rescue (SAR).

Dalam pelaksanaannya, tim SAR berhasil mengevakuasi 7 orang ABK Dzakiyyah Marine 99 dari MV. Tanto Bersinar dalam keadaan selamat. Namun kapal dan seluruh wilayah tersebut tidak dapat selanjutnya selanjutnya karena tenggelam, Raider yang membawa korban kembali menuju Lanal TBK untuk melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim kesehatan serta tim kesehatan serta mendata para ABK yang menjadi korban laka laut.

Pihak TNI AL juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kebandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) untuk melakukan penyiaran serta pihak pemilik juga akan menurunkan armadanya untuk melaksanakan tugas menjalankan alur pelayaran.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono diberbagai kesempatan telah memerintahkan prajuritnya untuk berperan aktif secara profesional, bergerak cepat dalam mendukung kegiatan atau membantu saat ada kejadian yang membuat penderitaan bagi rakyat sebagai salah satu tugas TNI dalam Operasi Militer (OMSP) , sehingga keberadaan prajurit TNI AL akan bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.

Tidak Kalah Menarik