Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Presiden Jokowi Minta Panglima TNI Gerak Cepat Tuntaskan Kasus Mutilasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bergerak cepat untuk mengusut tuntas keterlibatan enam oknum prajurit TNI AD dalam kasus pembunuhan mutilasi warga Papua.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan siapa pun yang terlibat dalam kasus mutilasi tersebut harus diproses hukum dengan seadil-adilnya.

“Saya perintahkan kepada Panglima TNI untuk membantu proses hukum yang juga telah dilakukan oleh kepolisian, tapi dibackup oleh TNI sehingga kepercayaan masyarakat terhadap TNI tidak pudar. Saya kira yang paling penting usut tuntas dan proses hukum,” katanya kepada wartawan. Kamis (1/9/2022).

Untuk diketahui, pembunuhan sadis terhadap warga sipil di Papua itu kini menjadi perhatian publik. Pada awalnya, peristiwa tersebut diungkap oleh kepolisian Polres Mimika yang pada hari Sabtu 26 Agustus 2022 lalu.

Kala itu, pihak kepolisian telah menemukan dua kantong yang berisi jenazah di sebuah sungai di Kampung Pigapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua.

Kedua jenazah itu ditemukan di dua lokasi berbeda dan dalam kondisi mengenaskan karena sudah dimutilasi ke dalam beberapa bagian.

Pihak kepolisian mengatakan, bahwa hasil laporan dari masyarakat ada empat warga yang dinyatakan hilang oleh pihak keluarga. Oleh karena itu, hingga saat ini aparat kepolisian bersama pihak terkait, termasuk TNI masih terus mencari jenazah lainnya yang hingga saat ini masih hilang

Tidak Kalah Menarik